Kodachi Shoes Sejak 70an : Sejarah Lengkap Model 8, Model 9, GLX Galaxy, AR, Pro, dan Slip On yang Jadi Ikon Sepatu Capung Indonesia
Kodachi Shoes : Dari Era 70an Hingga Jadi Ikon “Sepatu Capung” Indonesia
Sejak era 70an, Kodachi Shoes sudah menjadi bagian dari sejarah olahraga dan gaya hidup masyarakat Indonesia. Jauh sebelum tren sneakers modern menjamur, sebelum marketplace dan social media menjadi mesin promosi utama, Kodachi sudah lebih dulu dikenal luas lewat jalur distribusi reseller dan promosi dari mulut ke mulut. Tanpa kampanye besar, tanpa endorsement atlet profesional, brand ini justru tumbuh secara organik di lapangan badminton, futsal, tenis, pingpong, hingga sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.
Orang-orang mengenalnya dengan sebutan “sepatu capung”. Bukan sekadar nama, tapi identitas. Identitas sepatu yang ringan, kuat, murah, lentur, dan punya warna serta corak yang khas. Sepatu yang tidak hanya dipakai untuk olahraga komunitas, tapi juga cocok untuk aktivitas harian.
Sepanjang perjalanan dari 70an hingga hari ini, Kodachi telah melahirkan berbagai model atau siluet utama yang membentuk karakter brand. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap semua model utama Kodachi Shoes—dari Model 8 (Japan Mode), Model 9 (University Mode), GLX Galaxy Mode, AR Model, Pro Model, hingga Slip On—beserta seri-seri ikonik yang membuatnya tetap relevan lintas generasi.
Model 8 (Japan Mode): Siluet Low Cut Ikonik dengan Sol Ceper Legendaris
Model 8 atau sering disebut Japan Mode adalah fondasi identitas Kodachi. Ciri khasnya adalah model low cut dengan sol ceper ala sepatu ninja. Outsole menggunakan karet mentah bergerigi yang sangat lentur, memberikan grip kuat sekaligus fleksibilitas maksimal saat bergerak.
Model ini adalah seri dominan dan paling dikenal dalam sejarah Kodachi.
Seri 8110: Ikon Awal Nuansa Sporty Casual 80an
Seri 8110 adalah tipe yang menjadi ikon pertama Kodachi. Nuansanya sporty casual khas 80an. Desainnya sederhana, bersih, dan fungsional. Seri ini membentuk citra awal sepatu capung sebagai sepatu olahraga komunitas yang bisa dipakai sehari-hari.
Seri 8111 : Pionir Stripe Culture yang Melegenda
Jika ada satu seri paling terkenal dalam Model 8, jawabannya adalah 8111. Garis-garis atau stripe di sisi sepatu menjadi ciri khas kuat. Bahkan muncul kultur “Kodachi Club” dan wave stripe culture yang membuat seri ini ikonik secara visual.
Upper berbahan kanvas, sol tetap ceper dan lentur. Ini adalah wajah Kodachi yang paling mudah dikenali.
Seri 8116 : Total Sport dan Tetap Diproduksi
Seri 8116 menjadi tonggak perubahan karena mulai menggunakan bahan mesh atau busa pada bagian upper. Hasilnya, sepatu menjadi lebih ringan dan terasa lebih sporty. Ini adalah seri total sport pertama yang paling lama bertahan dan masih diproduksi hingga sekarang.
Seri 8115: Sporty dengan Warna Lebih Bold
Seri 8115 adalah pengembangan dari 8116. Perbedaannya terletak pada warna yang lebih berani. Misalnya 8115 merah yang tampil dominan dan menyala. Karakter visualnya kuat dan berani.

Seri 8118 : Stripe Melingkar Unik
Masih dalam keluarga mesh, 8118 punya detail siluet depan lebih sporty dan stripe samping yang melingkar unik. Perpaduan ini membuatnya terlihat lebih dinamis.
Seri 8112 & 8119: Kanvas Lentur dengan Detail Khas
Seri 8112 berbahan kanvas seperti 8111, tetapi dengan detail depan berbeda yang membuatnya lebih lentur. Seri 8119 mirip 8112 namun dengan tambahan aksen garis dan bintang di bagian samping.
Seri 8172, 8175, 8178: Evolusi Retro Sport
Kodachi 8172 mirip 8110 namun dengan stripe lebih ramping dan bahan lebih ringan.
8175 adalah versi full color dari 8111 dengan kombinasi warna unik.
8178 memadukan siluet 8172 dan body mirip 8118, membawa nuansa casual modern.
Model 9 (University Mode): Sepatu Sekolah Retro Vulkanis
Model 9 atau University Mode hadir dengan midsole tebal dan outsole waffle flat khas sepatu sekolah retro. Ini adalah sepatu vulkanis klasik Kodachi. Model ini membawa kesan vintage kampus dan cocok untuk daily wear.
Terdapat dua seri utama:
901 (High Cut)
902 (Low Cut)
GLX Galaxy Mode: Mid Cut Basket Retro
GLX atau Galaxy Mode adalah model mid cut dengan kombinasi kanvas dan lapisan busa mesh di dalamnya (double layer). Midsole tebal dan outsole waffle flat memberi kesan sepatu basket retro.
Hanya ada satu seri utama: Galaxy.
Varian populer:
Galaxy PMB (putih stripe merah biru)
Galaxy KH (kuning hitam ala Bruce Lee)
Galaxy AW (all white)
Galaxy HP (hitam stripe putih)
Galaxy HH (full black)
Model ini cocok untuk gaya street dan lifestyle.
Model AR (ARO): Boots Sport Ringan
Model AR adalah perpaduan boots lawas dengan sepatu sport. Sol tebal tapi ringan, dijahit khas sepatu boots klasik. Upper menggunakan kombinasi kanvas, mesh, dan synthetic leather.
Seri utamanya:
AR Klasik (sudah tidak diproduksi)
AR Plus (karet mentah)
AR Provence (karet olahan, lebih ringan)
AR Plus Provence (grip kuat + ringan)
AR K2428 (upper futuristik)
Seri populer seperti AR Plus Merah, AR Provence BBM, dan AR Plus Provence PHHH menunjukkan bahwa AR bukan hanya sepatu olahraga, tetapi juga punya daya tarik visual kuat.
Model Pro: Jembatan ke Pasar Mainstream
Model Pro adalah penyempurnaan dari Model 9. Insole lebih empuk (sponge EVA), kanvas lebih tebal, outsole waffle lebih berkualitas. Ini adalah langkah Kodachi menuju pasar mainstream.
Serinya:
Kodachi New Yorker (semi waterproof)
Kodachi Pro Chicago (kanvas dua warna)
Model ini cocok untuk generasi baru yang ingin sepatu klasik dengan kenyamanan modern.
Model Slip On: Minimalis Tanpa Tali
Awalnya diproduksi untuk kebutuhan pabrik dan korporasi (made by order), kini Slip On hadir untuk retail.
Kodachi Riviera Slip On (untuk kaki langsing)
Kodachi Classic Slip On (untuk kaki lebar)
Flat, simpel, dan nyaman untuk daily wear.
Saat yang Tepat Buat Mulai Koleksi Kodachi
Kodachi bukan brand baru. Kodachi adalah sejarah. Dari era 70an, melewati 80an, 90an, hingga sekarang, sepatu capung tetap hidup di lapangan dan jalanan Indonesia.
Kalau kamu pecinta sepatu lawas, pecinta hal retro, pengin sepatu dengan model yang unik, naaah Kodachi mungkin bisa jadi solusinya
Mari hidupkan kembali legenda Kodachi, dan buktikan bahwa brand lokal bisa jadi tuan rumah di negeri sendiri.

.png)
.png)
.jpg)
.jpg)

.jpg)


.png)


.jpg)
.jpg)




















.png)


.png)








Komentar
Posting Komentar