Di tengah dominasi sneaker modern dengan teknologi tebal dan desain futuristik, ada satu siluet klasik yang tetap relevan dan terus dipakai lintas generasi: Kodachi. Lewat kolaborasi unik antara Toko Lawas Berkelas, Kodachi Shoes, dan Anomrun Parkour Freerunning Team, gaya lawas kembali tampil di ruang kota—bukan sekadar sebagai estetika, tetapi sebagai bagian dari gerak, ritme, dan ketahanan nyata.
Video kolaborasi ini menampilkan eksplorasi beberapa spot parkour favorit di Jakarta bersama tim profesional Anomrun. Mereka dikenal dengan flowwork yang mengalir, gerakan halus, dan kontrol tubuh yang presisi. Dalam setiap lompatan, vault, dan landing, sepatu yang digunakan bukan sneaker high-tech terbaru, melainkan Kodachi 8115 dan Kodachi 8116—dua seri klasik yang sudah lama menjadi bagian dari perjalanan Toko Lawas Berkelas.
Kolaborasi ini bukan sekadar produksi video. Ini adalah pertemuan karakter: flow Anomrun yang khas dengan desain kanvas minimalis Kodachi yang sederhana namun kuat
Kodachi dan Awal Perjalanan Toko Lawas Berkelas
Sejak 2007, Kodachi menjadi produk perdana yang dipasarkan oleh Toko Lawas Berkelas. Dari sinilah identitas toko terbentuk. Kodachi bukan hanya sepatu sekolah atau sepatu olahraga ringan. Ia adalah simbol gaya oldskool Indonesia yang sederhana, fungsional, dan mudah dipadukan.
Seri 8115 dan 8116 sendiri dikenal karena konstruksi kanvas yang ringan, outsole karet yang fleksibel, serta grip yang cukup stabil untuk aktivitas dinamis. Dalam konteks parkour dan freerunning, fleksibilitas menjadi poin penting. Sepatu yang terlalu kaku akan membatasi pergerakan, sedangkan sepatu yang terlalu empuk bisa mengurangi presisi saat mendarat.
Melalui kolaborasi ini, Toko Lawas Berkelas ingin menunjukkan bahwa sepatu retro bukan hanya cocok untuk outfit santai atau nostalgia visual. Ia tetap bisa dipakai aktif, bahkan untuk gerakan eksploratif di ruang urban.
Anomrun: Flowwork yang Menjadi Identitas
Sebagai tim parkour profesional dari Jakarta, Anomrun Parkour Freerunning Team memiliki gaya yang unik. Ciri khas mereka ada pada flowwork, dengan transisi gerakan yang mengalir tanpa terputus, halus namun tetap bertenaga.
Dalam video kolaborasi ini, Anomrun mengeksplor berbagai spot urban Jakarta : tangga beton, railing besi, dinding rendah, hingga ruang terbuka yang memungkinkan kombinasi vaulting, rolling, berbagai macam flip, dan dipadukan dengan precision jump yang apik. Setiap gerakan direkam dengan pendekatan visual yang tetap mempertahankan nuansa retro, selaras dengan konsep Toko Lawas Berkelas.
Baju yang digunakan berasal dari lini seleralawas, dipadukan langsung dengan Kodachi 8115 dan 8116. Kombinasi ini menghadirkan tampilan yang tidak berlebihan: kaos dengan tone klasik, celana simpel, dan sepatu kanvas low profile. Visualnya terasa natural, tidak dibuat dramatis, penuh tenaga, dan tetap relevan untuk dipakai sehari-hari.
Fashion Retro yang Tetap Fungsional
Kombinasi ini sejatinya belum pernah ada di Indonesia sebelumnya. Kombinasi dari paduan gaya lawas yang fungsional, dengan sandangan yang tetap berkualitas . Semua kombinasi itu menciptakan sebuah rasa yang unik, dan membawa pesan bahwa gaya lawas tidak harus menjadi kostum semata, namun bisa menjadi bagian dari aktivitas sehari hari yang nyata
Khusus untuk sepatu seperti Kodachi 8115 dan 8116 sengaja kami pilih karena memiliki beberapa karakteristik yang membuatnya tetap relevan :
-
Bobot ringan, sehingga nyaman untuk mobilitas tinggi.
-
Sol yang cukup tipis untuk menjaga feel terhadap permukaan.
-
Desain low cut yang fleksibel di pergelangan kaki.
-
Siluet klasik yang mudah dipadukan dengan berbagai outfit.
Dalam video, sepatu tidak hanya tampil sebagai elemen visual. Ia benar-benar dipakai untuk bergerak. Ini penting secara branding, karena Toko Lawas Berkelas ingin dikenal sebagai kurator produk retro yang tetap memiliki fungsi nyata, bukan sekadar estetika.
Jakarta sebagai Latar Urban
Pemilihan Jakarta sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Kota ini memiliki karakter beton, baja, dan ruang publik yang kontras dengan nuansa klasik sepatu kanvas. Justru di situ letak kekuatannya. Ketika Kodachi 8115 dan 8116 melangkah di atas permukaan modern, muncul dialog visual antara masa lalu dan masa kini.
Konsep ini memperkuat positioning Toko Lawas Berkelas sebagai brand yang berakar di era 70-an hingga awal 2000-an, namun tetap hidup di ruang kota hari ini. Lawas bukan berarti tertinggal. Lawas bisa tetap adaptif.
Cek dulu bareng bareng videonya :
Penutup
Kolaborasi antara Toko Lawas Berkelas, Kodachi Shoes, dan Anomrun bukan sekadar konten visual. Ini adalah representasi bahwa sepatu lawas tetap punya tempat di ruang urban modern. Gaya klasik tidak harus diam. Ia bisa bergerak, melompat, dan mengalir bersama ritme kota.
Bagi Anda yang mencari Kodachi 8115 atau 8116 original, ingin melihat bagaimana sepatu ini dipakai langsung oleh tim parkour profesional Jakarta, atau sekadar ingin mengeksplor gaya retro yang tetap fungsional, kunjungi katalog lengkap Toko Lawas Berkelas sekarang.
Temukan produk favorit Anda, tonton videonya, dan rasakan sendiri bagaimana karakter lawas tetap relevan hari ini.
Klik marketplace kesayangan kamu buat dapetin koleksinya :











Komentar
Posting Komentar